Teknologi Virtual Reality (VR) dalam Dunia Kedokteran


28 April 2019 | Admin | Share :      


Teknologi Virtual Reality (VR) dalam Dunia Kedokteran
Perkembangan teknologi Virtual Reality (VR) telah merambah dunia Kedokteran. Dengan hadirnya teknologi ini, bisa membantu dokter melihat bagian dalam tubuh pasien secara detail.

Dilansir dari Techcrunch, Teknologi EchoPixal seperti InnerSpace, tapi bukan berarti membuat seorang dokter bisa menemukan penyakit yang diderita pasien. Alat ini hanya menampilkan citra  medis yang memungkinkan seorang dokter menentukan areal masalah dari MRI (Magnetic resonance imaging), CT, dan scan ultrasound menggunakan kacamata 3D dan layar khusus. CT adalah alat diagnostik imaging medis yang menggunakan cara anatomi untuk melakukan pemeriksaan imaging terhadap fungsi, metabolisme dan reseptor tubuh, dapat mendeteksi dengan tepat tanpa melukai tubuh.

Kebanyakan dokter melihat CT scan 2D, yang berarti mereka tidak dapat melihat semua rincian tubuh, sehingga lebih sulit untuk menemukan masalah dengan tepat.
 
Dengan EchoPixal dan kacamata 3D, organ bagian dalam ditampilkan di layar seperti hologram, sehingga dokter bisa memeriksa dari sudut pandang manapun. Teknologi ini juga bisa mengurangi biaya dan waktu untuk pasien dan rumah sakit.
Informasi dapat disesuaikan untuk prosedur tertentu, dan dokter dengan mudah memperbesar dan mengeluarkan sesuatu yang bermasalah saat pemindaian tubuh pasien sehingga sebuah benjolan aneh pada usus lebih mudah ditemukan dan diteliti. Kemampuan teknologi 3D bisa memperbesar bagian kecil dari tubuh sehingga sangat membantu untuk mengobati bayi yang baru lahir.
 
EchoPixel mengacu pada teknologi VR yang interaktif, meskipun tidak seperti Vive atau Oculus.

Komentar Blog


Form Komentar