9 Alasan Bisnis Network Marketing Tidak Berkembang


07 June 2019 | Admin | Share :      


9 Alasan Bisnis Network Marketing Tidak Berkembang
Network Marketing - Peluang sukses bagi orang yang mengikuti sistem Bisnis Network Marketing sangatlah besar, sistem bisnis ini memberikan kesuksesan bagi siapa saja tanpa memandang jenis kelamin, latar belakang sosial dan pendidikan, usia, pengalaman kerja dan sebagainya. Banyak orang-orang kaya di dunia yang merekomendasikan network marketing atau multi level marketing, misalnya Pengusaha kaya seperti Robert T Kiyosaki, Donald Trump, Bill gate, Paul Zane Pilzer, Franklin Covey dan masih banyak lagi merekomendasikan sistem bisnis network marketing.

Baca : 5 Cara untuk Menjadi Kaya

Tapi, bisnis jenis ini banyak dipandang sebelah mata oleh sebagian besar orang. Kenapa banyak yang merasa pesimis dengan sistem bisnis network marketing, berikut 9 alasan yang menjadi penyebab jenis bisnis ini tidak berkembang :



1. Tidak mempelajari produk yang dipasarkan


Mengetahui seluk beluk produk yang dipasarkan adalah sangat penting karena dengan mempelajari produk maka kita akan memahami target pasar yang akan dicari atau dituju.

Network marketing adalah salah satu cara memasarkan suatu produk, jadi siapa target konsumen dan nilai tambah yang bisa didapakan oleh konsumen akhir maupun reseller atau member untuk produk harus kita pahami dengan baik. Multi level marketing bukanlah menjual mimpi, tapi memasarkan produk dan memberikan pelayanan kepada konsumen melalui member-member dalam jaringan pemasaran tersebut.

Baca : 5 Tips Jualan Online

Banyak pelaku network marketing mengeluarkan banyak uang untuk membeli setumpuk barang dan barang tersebut menumpuk dalam rumahnya. Hal ini terjadi karena pemahaman salah keliru tentang network marketing. Dalam konsep network marketing, para pelalu bisnis tidak perlu melalukan pembelian dalam jumlah besar karena suplai barang adalah tanggung jawab perusahaan.


2. Beranggapan bahwa jaringan akan berkembang dengan sendirinya


Banyak yang beranggapan bahwa dalam bisnis network marketing, dengan melakukan pembelian atau investasi dengan sejumlah uang, maka jaringan akan berkembang dengan sendirinya. Jaringan akan dibangun secara otomatis oleh sistem atau secara on line. Padahal untuk mengembangkan jaringan perlu adanya pelatihan untuk pengembangan kepribadian, pengembangan leadership, kemampuan teknis, kemampuan menjual produk dan sebagainya.

Baca : 7 Cara Mendapatkan Uang Dari Internet

Jaringan yang bisa berkembang dengan sendirinya tanpa adanya pelatihan atau training-training yang memberikan pendidikan pelayanan terhadap para pelanggan dan juga membangun jiwa kepemimpinan patut dicurigai sebagai money game. Membangun networking atau jaringan pemasaran diperlukan pembinaan secara berkelanjutan, mulai dari sejak bergabung sampai peringkat yang sudah tinggi sekalipun.

Jaringan yang dibangun dengan fondasi yang kuat akan bertahan lama dan memberikan banyak nilai-nilai positif, tidak hanya kepada para pelaku bisnis networking atau MLM itu sendiri, tapi juga pada konsumen dari produk tersebut.


3. Tidak mempelajari marketing plan secara mendalam


Banyak pebisnis network marketing yang langsung terjun tanpa mempelajari terlebih dahulu marketing plan yang diberikan oleh perusahaan bermitra. Langsung bergabung karena tergiur iming-iming yang ditawarkan oleh leader. Banyak money game yang dikemas dengan cara MLM atau bisnis network marketing, sehingga orang-orang yang bergabung diawal akan mendapatkan keuntungan besar dan bergabung belakangan sebagai korban.


4. Tidak melalukan penelitian terhadap perusahaan tempat bekerja


Banyak perusahaan-perusahaan network marketing yang tutup setelah melewati tahun ke 5 atau tahun ke 10. Hal ini biasanya terjadi karena pada tahap awal memberikan bonus yang berlebihan kepada para leader untuk menarik mereka bergabung.

Perusahaan yang baru berdiri atau kurang dari 5 tahun perlu untuk di teliti terlebih dahulu. Hal ini penting karena kadang seorang leader menghabiskan banyak waktunya untuk bisnis tersebut, ketika perusahaan tiba-tiba tutup akan menimbulkan kerugian besar serta rasa frustasi bagi distributor yang bersangkutan.

Perlu untuk diperhatikan bagaimana komitmen jangka pendek dan jangka panjang perusahaan terhadap distributor. Selalu komitmen terhadap distributor yang perlu diperhatikan adalah kebijakan perusahaan terhadap produk-produk yang ditawarkan apakah bisa mengikuti perkembangan pasar atau tidak.


5. Tidak suka presentasi dan mengikuti training


Presentasi dan mengikuti training adalah rutinitas penting yang harus dijalankan oleh pebisnis multi level marketing atau bisnis network marketing. Presentasi adalah saat dimana kita memberikan penjelasan tentang manfaat produk dan bagaimana mentransfer ilmu yang dimiliki kepada mitra bisnis kita.

Melalui presentasi, para leader memberikan pengarahan bagaimana bisa sukses dalam menjalankan bisnis. Training-training tidak hanya memberikan tambahan ilmu secara berkesinambungan kepada para leader, akan tetapi juga menjadi sarana pemberian motivasi. Training-training motivasi penting untuk tetap menjada semangat dan antusiasme tetap tinggi dalam menjalankan bisnis ini.


6. Tidak melakukan pengembangan kepribadian


Membangun networking atau jaringan pemasaran secara MLM adalah menjalin kerja sama dengan banyak orang. Untuk membangun hubungan yang baik ini setiap para pelaku perlu untuk selalu mengembangkan kepribadian.

Pengembangan kepribadian akan memberikan peran besar bagi pertumbuhan jaringan dan semakin besar jaringan itu maka tantangan yang dihadapi juga akan semakin besar. Para pelaku bisnis yang senantiasa mengembangkan kepribadian akan membina hubungan dengan banyak orang dengan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi.


7. Tidak Menjadi Pendengar Yang Baik


Lebih banyak bicara dari pada mendengarkan adalah hal yang salah karena apa yang kita bicarakan belum tentu disukai oleh prospek atau mitra kita. Dengan banyak bicara kita lebih menonjolkan diri sendiri dari pada orang lain sehingga kita tidak memahami apa yang mereka butuhkan dan diinginkan.

Untuk membantu mereka dalam pengembangan jaringan bisnis, kita perlu memahami apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan mereka.


8. Memaksa orang lain untuk bergabung


Karena semangat yang luar biasa dalam menjalankan bisnis, banyak pemain MLM yang memaksa orang lain untuk bergabung dengan melakukan penipuan.

Praktek-praktek seperti inilah yang membuat penilaian negatif terhadap MLM atau network marketing. Kita harus jelaskan manfaat atau keuntungan yang mereka dapatkan dengan bergabung menjadi member dengan cara yang menarik. Biarkan mereka berpikir untuk menentukan apakah akan bergabung atau tidak.


9. Tidak Melakukan Pembinaan Terhadap Jaringan


Para mitra bisnis adalah asset dalam sistem bisnis network marketing. Penting bagi leader untuk mengembangkan mitra bisnisnya. Seorang leader harus menginvestasikan waktunya untuk memberikan pelatihan, arahan dan motiviasi bagi para mitra bisnisnya.

Jika kita bekerja 3 jam satu hari dan dengan cara yang sama ada 10 orang mitra yang juga bekerja maka sebenarnya kita bekerja 30 jam. Hal ini bisa terjadi jika seorang leader secara konsistem melakukan pembinaan terhadap mitra bisnisnya.

Demikian artikel tentang 9 alasan bisnis network marketing tidak berkambang.

Komentar Blog


Form Komentar