Manfaat dan Ancaman Metaverse bagi Peradaban Manusia


09 November 2021 | Admin | Share :      


Manfaat dan Ancaman Metaverse bagi Peradaban Manusia

Metaverse merupakan sebuah sistem internet masa depan yang diusung oleh Mark Zuckerberg dengan perusahaannya, Meta. Meta merupakan perubahan nama dari Facebook.


Manfaat Metaverse untuk Kehidupan Manusia

Metaverse merupakan sebuah IDE tentang sistem internet masa depan. Teknologi ini belum diimplementasikan ke khalayak ramai, sehingga belum banyak orang mengetahui manfaat yang bisa didapatkan dari sistem Metaverse. Namun, jika dilihat dari penggunaan sistemnya, akan ada banyak manfaatnya, misalnya dalam bidang penjualan online, barang yang paling rumit untuk dibeli via online adalah sepatu, baju, cincin, dan lain sebagainya, karena kita harus mencocokan barang itu secara langsung. Namun, dengan menggunakan teknologi Metaverse, kita bisa mengukur dan mencocokan barang tersebut yang akan kita beli secara virtual, apakah cocok atau tidak. 

Hal ini dikarenakan, dalam sistem metaverse, kita akan masuk kedalam dunia virtual 4D, seakan-akan seperti kehidupan nyata. Sehingga, aktifitas yang terdapat pada dunia nyata bisa kita lakukan pada dunia virtual.

 

Ancaman Metaverse Bagi Kehidupan Manusia

Seorang Profesor AI dan Spatial Computing dari Liverpool Hope University, Dr David Reid, agak khawatir tentang sistem Metaverse ini. Kendati ia meyakini bahwa Metaverse berpotensi membawa beberapa hal menarik bagi kehidupan umat manusia, namun hal tersebut juga memiliki risiko dalam hal privasi data dan cyberbullying secara drastis. 

Dan yang paling mengkhawatirkan lagi adalah bahwa perkembangan teknologi ini akan mengaburkan batas antara dunia virtual dan dunia nyata. Siapa pun yang menjadi penguasa teknologi masa depan ini, akan memiliki akses ke jumlah data yang belum pernah ada sebelumnya. Artinya adalah sebuah kekuatan yang tak terhitung jumlahnya.

"Pasar untuk sistem metaverse sangat besar. Siapa pun yang mengendalikannya, akan memiliki kendali atas seluruh kehidupan Anda, Banyak sistem prototipe MR [mixed-reality] saat ini memiliki teknologi pelacakan wajah, mata, tubuh, dan tangan. Sebagian besar memiliki kamera canggih. Beberapa bahkan menggabungkan teknologi Electroencephalogram (EEG) untuk mengambil pola gelombang otak. Dengan kata lain, semua aktifitas yang Anda katakan, manipulasi, lihat, atau bahkan apa yang anda pikirkan dapat dipantau di MR. Data yang akan dihasilkan dari metode diatas akan sangat luas dan sangat berharga", ucap Dr Reid. 

Komentar Blog


Form Komentar