Cryptocurrency Bermasalah Dengan Komputer Kuantum


13 November 2021 | Admin | Share :      


Cryptocurrency Bermasalah Dengan Komputer Kuantum

Cryptocurrency dan komputer kuantum, merupakan dua teknologi mutakhir yang bisa merevolusi seluruh bidang dalam hidup, namun kemungkinan 2 teknologi mutakhir itu akan berada pada jalur yang berlawanan.

Cryptocurrency memiliki potensi yang besar dimasa depan untuk mengubah sistem keuangan konvensional sekarang ini karena cryptocurrency lebih praktis. namun akan ada masalah yang akan muncul, yaitu serangan cangih hacker terhadap blockchain yaitu berupa transaksi palsu menggunakan komputer kuantum.

Sistem Cryptocurrency dilindiungi oleh suatu teknologi yang disebut kriptografi publik key. Sistem seperti ini bisa ditemukan dimana saja, salah satunya dengan melindungi pembelian online Anda dan mengacak komunikasi Anda dalam bertransaksi online, agar tidak dibaca oleh orang yang tidak berhak. 

Teknologi Cryptocurrency ini bekerja dengan mengkombinasikan publik key yang merupakan sesuatu yang dapat dilihat oleh siapa saja, dan kunci pribadi yang hanya dapat diketahui oleh Anda sendiri.

Jika kemajuan komputer kuantum semakin maju, maka komputer kuantum akan dapat dengan mudah memecahkan kriptografi publik key, yang berpotensi menciptakan ancaman serius bagi dunia kripto, di mana beberapa mata uang yang bernilai ratusan miliar dolar bisa hilang begitu saja. Celah ini yang bisa membuat sang hacker dapat menyamar sebagai pemilik sah mata uang kripto, NFT, atau aset digital lain yang sejenis dengan kripto untuk diambil alih oleh sang hacker tersebut.

Kata Dawn Song, seorang pengusaha keamanan komputer dan profesor di University of California, Berkeley, kepada forum Collective Forecast pada bulan Oktober. Ia mengatakan bahwa "Ketika publik key dari kriptografi rusak, maka pengguna bisa kehilangan dana mereka dan bahkan seluruh sistem akan rusak oleh "serangan" tersebut.

Komputer kuantum semakin kuat dengan memanipulasi data, yang disimpan di qubit. Qubit (quantum bit) adalah elemen berukuran seperti atom. Jadi dengan quantum computing, yang komputer sebelumnya hanya memiliki binary digit (bit) terdiri dari  1 atau 0 saja, dengan  komputer kuantum bisa menjadi lebih dari satu keadaan, seperti misalnya 1 dan 0 secara bersamaan.

Untuk memecahkan enkripsi, komputer kuantum perlu memanfaatkan ribuan qubit, jauh lebih banyak daripada mesin komputer saat ini. Mesin juga akan membutuhkan qubit persisten yang dapat melakukan perhitungan lebih lama daripada momen singkat yang mungkin terjadi saat ini.

Tetapi pembuat komputer kuantum bekerja keras untuk mengatasi kekurangan itu. Mereka memasukkan lebih banyak qubit ke dalam mesin dan mengerjakan metode koreksi kesalahan kuantum untuk membantu qubit melakukan perhitungan yang lebih canggih dan lebih lama.

Komentar Blog


Form Komentar